Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

JADILAH SEPERTI ANGIN

Sore di sebuah pantai selatan jawa, dimana terik matahari mulai meredup dan perlahan pergi meninggalkanku. Seakan mengisyaratkan bahwa petang akan segera tiba menghampiri. Di tepian pantai, ku lihat para Nelayan mulai bergegas memacu kapal menuju lautan lepas tanpa batas. Dengan layar yang terbentang lebar. Embusan angin yang membawanya mengarungi samudra, seakan mengingatkanku akan sebuah pesan yang pernah di berikan kepadaku. Sebuah pesan singkat penuh makna juga penuh arti. Jadilah seperti embusan angin yang selalu menemani kemanapun kapal berlayar. Meski seringkali terpaan ombak yang menyakitkan menghadang namun angin tetaplah menemani sang kapal berlayar.

GORESAN TINTA UNTUK CERITA YANG INDAH

Sore itu, masih teringat jelas semua percakapan yang kita diskusikan. Disaksikan seluruh alam semesta, embusan angin yang membelaiku, deburan ombak yang menenangkanku, dan juga senja yang kala itu membakar langit dengan pesona yang sangat indah. Sejenak hening, ku ungkapkan semua yang sudah kutulis dalam benak, kurajut sehari semalam kata demi kata agar semua tertata seperti hati ini waktu itu. Kuhela nafas yang sedikit panjang dan kuungkapkan semuanya. tentu saja perasaan yang sudah semestinya kau tahu. Hingga kau tertegun, dan seluruh alam semesta seraya tak bernafas beberapa saat setelah kau tahu semuanya, karena aku tahu bahwa kesempatan tak akan penag datang untuk yang kedua kali. Tuhan memang adil, terkadang keputusan tak bisa kita ambil hanya dengan sehela nafas. Mungkin itu yang membuatmu mengurungkan niat untuk menjawab semuanya kala itu memberikan kepastian dan memulai cerita baru, dengan semua kesaksian yang sudah Tuhan siapkan di sekelilingmu. Bahkan hingga saat ini pu...